Mancing Sambil Beramal di Malang



Mancing Bareng Anak Yatim
Suka Mancing : Kolaborasi Bahagiakan Anak Yatim

PERNYATAAN PRESS
BAHAGIAKAN ANAK YATIM – MANCING SAMBIL BERAMAL
Kolam Pancing Mabuk Mancing, 15 Januari 2017

Event Mancing Sambil Beramal adalah kolaborasi komunitas mancing antar kota Malang Raya dan Surabaya : Mancing Mania Malang Raya (M3R), Iwak Gede dan Suka Mancing Surabaya, yang dilaksanakan pada hari Minggu, 15 Januari 2017 di Kolam Pancing Mabuk Mancing Malang dengan tujuan membahagiakan anak yatim.
Event Kolaborasi antar komunitas mancing ini dalam rangka untuk menyatukan komunitas mancing antar kota di Jawa Timur demi terwujudnya persaudaraan antar pemancing (angler’s) serta dijadikan sebagai momentum untuk memenuhi hak-hak anak dan membahagiakannya khususnya anak yatim.

Event ini di hadiri oleh : 36 anak yatim dari desa Bumi Ayu Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang yang didata dan dihimpun secara langsung oleh Modin Desa Bumi Ayu bapak Imam Syafi’i, 18 anggota Iwak Gede, 2 anggota Pokoke Mancing Wader, 40 anggota Mancing Mania Malang Raya (M3R), 38 anggota Suka Mancing, 3 anggota Mbah Bari Fishing Club (MBFC), 2 anggota dari PASMAN Fishing Team dan 3 Anggota Club Pemancing Dagel (CPD), event ini menggabungkan 3 wisata sekaligus yaitu :
1.   Wisata Mancing, event Mancing Sambil Beramal dilaksanakan di Kolam Pancing Mabuk Mancing yang berada di atas bukit desa Lesanpuro Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang merupakan tempat mancing yang sangat nyaman dengan view kota Malang yang mengesankan.
2.  Wisata Rohani, para pemancing bisa secara langsung menyantuni, membahagiakan anak yatim hal ini akan menjadi pengalaman rohani yang tidak akan pernah terlupakan.
3.  Wisata Keluarga, mancing sambil beramal, menyalurkan hobby mancing sambil membahagiakan anak yatim akan lebih sempurna sambil mengajak keluarga. Dalam event ini hadir pula keluarga para pemancing untuk memeriahkan acara dengan harapan semakin meningkatkan kebahagiaan anak yatim yang sekaligus menambah kebahagiaan dan keharmonisan keluarga.

Mancing Sambil Beramal sebagai sarana Membahagiakan Anak Yatim ini dibagi dalam 4 agenda acara utama, yaitu :
1.   Mancing Bareng Anak Yatim, setiap anak yatim yang memancing akan di pandu dan dilayani oleh satu pemancing dewasa (kedy pancing anak yatim). Pemancing dewasa yang bertugas sebagai pendamping mancing (kedy anak yatim) berkewajiban transfer knowledge (pengetahuan) cara memancing yang baik; mulai dari memasang umpan, melempar umpan, strike, melepas ikan termasuk juga memastikan safety (keselamatan, keamanan) dari anak yatim yang di dampinginya.
2.  Game Edukasi, anak yatim yang ikut event ini bahagia dan mendapat pelajaran penting dari game edukasi yang dilaksanakan. Di sesi game inilah seluruh hadiah doorprize dibagikan secara merata ke anak yatim, kedy anak yatim, penggembira serta panitia (anak yatim bahagia, kedy bahagia, penggembira bahagia dan panitia bahagia).
3.  Makan Bareng Anak Yatim,  pada sesi ini seluruh peserta yang hadir : anak yatim, kedy, penggembira, panitia serta tamu yang hadir makan bersama, sesi makan bareng anak yatim merupakan wujud nyata dalam menyukseskan program Gemar Ikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan).
4.  Bingkisan & Santunan Anak Yatim, 36 anak yatim yang hadir dalam event ini mendapatkan bingkisan berupa alat tulis, santunan anak yatim masing-masing sebesar Rp.  250.000,- plus Nasi Kotak Aqiqah yang akan di bawa pulang.

Mancing Sambil Beramal  dipilih sebagai sarana Membahagiakan Anak Yatim karena “Dunia Memancing” penuh dengan makna filosofi diantaranya :
1.   Beberapa orang memancing di kolam pancing yang sama dengan umpan yang sama, tapi masing-masing mendapatkan jumlah ikan yang berbeda, mengajarkan kepada anak yatim bahwa kewajiban manusia adalah terus berusaha dengan skill/keterampilan yang kita miliki secara optimal selanjutnya Tuhan-lah yang akan menentukan yang terbaik untuk kita (rezeki, jodoh dan mati, Tuhan-lah yang menentukan).
2.  Keberhasilan memancing di kolam pancing ditentukan oleh skill lemparan umpan satu titik semakin mahir dalam melempar umpan satu titik maka tingkat keberhasilan memancing lebih besar, mengajarkan kepada anak yatim akan pentingnya fokus, terus memperbaiki kualitas diri, update skill, istiqomah, terus mencoba, hingga tujuan besar/target kita tercapai.
3.  Umpan memancing juga mengikuti kondisi cuaca/alam (panas, dingin atau pengap), mengajarkan kepada anak yatim bahwa dalam memuluskan usaha kita perlu menggunakan trik dan teknik yang berbeda, terus mencari peluang tanpa kenal lelah.

Bersama dengan ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu terlaksananya event Mancing Sambil Beramal ini, semoga Mancing Sambil Beramal sebagai sarana Membahagiakan Anak Yatim ini sebagai upaya kita bersama memenuhi hak-hak anak khususnya anak yatim serta membentuk kemandiriannya.

Malang, 15 Januari 2017

Ttd                    Ttd                   TTd   

Ma’ruf Tohari         Anasrul Solikhin          Satria Anggada
M3R                  Iwak Gede              Suka Mancing 

Duet MC : Komandan Satria (Suka Mancing), Pak Guru Sugeng (M3R)
Suka Mancing : Satria Anggada Sukamancing dan Atup Kolam MM
Suka Mancing : Bahagia bersama
Suka Mancing : Bersama Ikan Bawal Pancingan
Suka Mancing : Strike Joran Melengkung
Suka Mancing : Suasana Kolam
Suka Mancing : Keluarga Besar M3R
Suka Mancing : Keluarga Besar Iwak Gede
Suka Mancing : Keluarga Besar Suka Mancing
Suka Mancing : Sukseskan Gerakan Makan Ikan


Belum ada Komentar untuk "Mancing Sambil Beramal di Malang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel